Pesan artikel

Cegah Karhutla, Pemkot Pontianak Tingkatkan Patroli dan Respons Cepat

Cegah Karhutla, Pemkot Pontianak Tingkatkan Patroli dan Respons Cepat

Petugas BPDB Kota Pontianak dan relawan berjibaku memadamkan api di lokasi lahan yang terbakar-Kominfo Pontianak-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan patroli, respon cepat pemadaman, dan penegakan hukum untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah pada Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang digelar pada Jumat, 30 Januari 2026.

“Fokus kita pencegahan dan penanganan cepat. Begitu ada laporan titik api, tim harus langsung bergerak supaya api tidak meluas dan dampaknya bisa ditekan,” terangnya.

BACA JUGA:Cegah Karhutla, Pemkot Pontianak Tingkatkan Patroli dan Respons Cepat

Ia menyebut patroli rutin diperkuat di kawasan gambut dan wilayah pinggiran kota yang rawan terbakar. Patroli dilakukan bersama unsur TNI dan Polri untuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Kita tingkatkan patroli gabungan di area rawan. Ini penting untuk mencegah pembakaran lahan sejak awal,” ujarnya.

BPBD Kota Pontianak juga diminta memperkuat tim piket dan monitoring di kecamatan dengan tingkat kerawanan tinggi seperti Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara. Pengawasan dilakukan melalui patroli darat dan laporan berjenjang dari kelurahan.

BACA JUGA:Ratu Baru DBL Pontianak, Santo Paulus Hentikan 9 Tahun Dominasi Santo Petrus

“Posko dan tim piket harus siap. Wilayah yang punya riwayat kebakaran perlu dipantau lebih intensif,” kata Amirullah.

Dalam beberapa kejadian, petugas menemukan indikasi unsur kesengajaan. Barang bukti di lokasi kebakaran diamankan dan diserahkan kepada kepolisian untuk proses hukum.

“Kalau ada unsur sengaja, kita serahkan ke aparat penegak hukum. Penindakan perlu untuk memberi efek jera,” tegasnya.

BACA JUGA:Harmoni Antarumat Beragama di Pontianak dalam Kehidupan Sehari-hari

Sumber: kominfo pontianak