Empat Tim Pastikan Tiket Playoffs di Hari Keempat DBL Pontianak 2025-2026
Hari ke-4 Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 West Kalimantan.-Dok. Istimewa-
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Hari keempat Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 West Kalimantan menjadi momen penentuan. Sebanyak empat tim resmi mengamankan tempat di babak Playoffs setelah rangkaian pertandingan yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026.
Menariknya, dua tiket langsung diamankan oleh wakil SMA Santo Paulus Pontianak, baik dari sektor putra maupun putri. Keduanya tampil dominan dan nyaris tanpa hambatan berarti sepanjang laga. Lalu, siapa saja tim lain yang berhasil menyusul ke fase berikutnya? Berikut rangkuman hasil pertandingannya.
SMK Immanuel II Sungai Raya vs SMA Santo Paulus Pontianak (Putri)
Langkah tim putri SMA Santo Paulus Pontianak menuju Playoffs tak terbendung. Mereka menutup pertandingan dengan kemenangan telak 42–5 atas SMK Immanuel II Sungai Raya.
Sejak awal laga, dominasi Santo Paulus sudah terlihat jelas. Pada kuarter pertama saja, mereka langsung melesakkan 14 poin tanpa memberi banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.
Vieny Gwenogia Theryatmadja kembali menjadi motor permainan dengan kontribusi 12 poin, 4 rebound, dan 1 steal.
SMAN 2 Pontianak vs SMA Bina Mulia Pontianak (Putri)
Kemenangan juga diraih tim putri SMA Bina Mulia Pontianak usai menaklukkan SMAN 2 Pontianak dengan skor 33–8.
Pertandingan sempat berjalan alot di awal. Hampir tiga menit pertama berlalu tanpa poin, sebelum akhirnya Haylie Arielle Ang memecah kebuntuan lewat aksinya. Setelah itu, permainan Bina Mulia semakin solid, terutama di sisi pertahanan.
BACA JUGA:Hasil DBL Pontianak: Putra-Putri SMK Immanuel II Jaga Peluang ke Playoffs
Haylie sendiri tampil impresif. Meski berstatus rookie, ia nyaris mencatat double-double dengan 10 poin, 9 rebound, ditambah 3 steal dan 1 blok.
SMAN 4 Pontianak vs SMA Santo Paulus Pontianak (Putra)
Tim putra SMA Santo Paulus Pontianak menyusul tim putrinya ke Playoffs dengan kemenangan sangat dominan atas SMAN 4 Pontianak. Laga berakhir dengan skor mencolok, 86–4.
Dua poin pertama langsung tercipta hanya dalam hitungan tiga detik lewat Marvin Gleander. Bahkan, sepanjang kuarter pertama, Santo Paulus mampu mencetak 30 poin tanpa balasan. Sejak saat itu, pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali mereka.
Empat pemain Santo Paulus mencatatkan dua digit poin: Piter Wu (16), Feric Fernando Cristian (14), Evan (13), dan Chalvin Borneo Oktavian Simatupang (10).
SMAN 3 Pontianak vs SMA Al Azhar 10 Pontianak (Putra)
SMAN 3 Pontianak juga memastikan langkah ke Playoffs setelah menundukkan SMA Al Azhar 10 Pontianak dengan skor 35–13.
Smanta langsung tampil agresif di kuarter pertama dengan raihan 14 poin, sementara Al Azhar hanya mampu mencetak satu angka. Namun, performa Smanta sempat menurun di kuarter kedua, yang hanya menghasilkan satu poin.
Usai jeda, strategi kembali dibenahi. Hasilnya terlihat di paruh kedua, ketika Smanta menambahkan 20 poin untuk mengunci kemenangan.
Tiandi Amero Tuah Raya tampil sebagai pemain kunci dengan koleksi 17 poin, 2 rebound, dan 4 steal.
SMA Panca Setya Sintang vs SMAN 1 Pontianak (Putra)
Pertandingan paling menegangkan datang dari duel Panca Setya Sintang melawan SMAN 1 Pontianak. Panca Setya keluar sebagai pemenang dengan selisih tipis, 44–43.
BACA JUGA:Empat Tim Pastikan Tiket Playoffs di Hari Keempat DBL Pontianak 2025-2026
Di babak pertama, Panca Setya tampil lebih meyakinkan dengan keunggulan 25–9. Namun, Smansa bangkit di paruh kedua dan mencetak 12 poin pada kuarter ketiga.
Momen paling dramatis terjadi menjelang akhir laga saat Deco Wira Pratama mencetak tripoin tepat sebelum buzzer, yang membuat jarak skor makin rapat, tetapi tetap belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Valentino Wilson menjadi top skor Panca Setya dengan 15 poin. Sementara dari kubu Smansa, Deco Wira Pratama mencatat 21 poin dan Raihan Atilla Fahrezi menambah 11 poin.
SMA Maranatha Pontianak vs SMA Santu Petrus Pontianak (Putra)
Satu tiket Playoffs lainnya diamankan tim putra SMA Santu Petrus Pontianak. Mereka tampil dominan dan menutup laga melawan SMA Maranatha Pontianak dengan skor 68–9.
Sepanjang pertandingan, Santu Petrus konsisten mencetak dua digit poin di setiap kuarter. Permainan kolektif menjadi kekuatan utama mereka.
Michael Wijaya yang masuk dari bangku cadangan justru menjadi pencetak poin terbanyak dengan torehan 11 poin, 4 rebound, 2 assist, dan 4 steal. Sebagai informasi, DBL Pontianak merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi di seluruh Indonesia. Dari setiap kota, pemain-pemain terbaik akan diseleksi melalui DBL Camp untuk berkesempatan menjadi DBL Indonesia All-Star.
Kompetisi ini juga diramaikan oleh AZA 3X3 Competition 2025–2026. Seluruh pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube DBL Play, dengan dukungan utama dari Kopi Good Day sebagai brand anak muda. (*)
Sumber:


