Titik Api Karhutla di Kubu Raya Meningkat, Bupati Sujiwo Pastikan Logistik Petugas Aman
Bupati Sujiwo saat ikut berpatisipasi dalam pencegahan karhutla di Kubu Raya-prokopim kuburaya-Facebook
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring melonjaknya jumlah titik api. Bupati Kubu Raya Sujiwo memastikan dukungan anggaran dan perlindungan bagi para petugas di lapangan. Hal itu sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mencegah dan menangani karhutla.
Sujiwo mengungkapkan pemerintah kabupaten telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 14 Januari 2026. Penetapan status ditindaklanjuti dengan apel kesiapsiagaan sebagai langkah awal memperkuat upaya mitigasi.
“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk melakukan upaya preventif, upaya pencegahan, sekaligus upaya penanggulangan,” ujar Sujiwo saat menyampaikan pernyataan terkait karhutla di Kabupaten Kubu Raya pada Kamis, 22 Januari 2026 di Sungai Raya.
BACA JUGA:Titik Api Karhutla di Kubu Raya Meningkat, Bupati Sujiwo Pastikan Logistik Petugas Aman
Sujiwo menjelaskan kondisi karhutla saat ini menunjukkan tren peningkatan yang harus diwaspadai. Dari sebelumnya 20 titik api, kini jumlahnya meningkat menjadi 58 titik yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Saya sudah instruksikan kepada Kepala Pelaksana BPBD beserta seluruh jajaran untuk menjadi komandan yang andal, terpadu, dan mampu membangun kolaborasi,” tegasnya.
Menurut Sujiwo, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia meminta BPBD bekerja sama secara intensif dengan TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga damkar-damkar swasta.
BACA JUGA:Penyusunan APBD 2027, Bupati Kubu Raya Buka Lebar Ruang Aspirasi Publik
“Kita harus berkolaborasi, berbagi tugas, dan saling menguatkan di lapangan,” katanya.
Terkait dukungan anggaran, Sujiwo memastikan pemerintah daerah tidak akan setengah-setengah. Dirinya menegaskan seluruh kebutuhan penanganan karhutla akan didukung penuh. Termasuk kebutuhan logistik dan operasional petugas.
“Untuk anggaran, 100 persen saya akan back up baik secara pribadi maupun secara kedinasan. Saya tidak ingin mendengar ada para patriot, para pahlawan yang sampai subuh memadamkan api, lalu telantar,” ucap Sujiwo tegas.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Tegaskan Gas Melon Bukan untuk Restoran dan PNS
Ia menyatakan kebutuhan makan, minum, hingga bahan bakar minyak (BBM) bagi petugas akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Bahkan, pihaknya tengah mengkaji kemungkinan pemberian honor untuk para petugas pemadam.
“Saya sedang berpikir bagaimana memberikan honor kepada mereka. Ini akan saya diskusikan dengan Pak Sekda dan Pak Gunawan selaku Kepala BPKAD,” ungkapnya.
Sumber: prokopim kuburaya


