BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 23–25 Januari 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan dini ini berlaku mulai Jumat, 23 Januari hingga Minggu, 25 Januari 2026.
Berdasarkan informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, seluruh wilayah Kalimantan Barat selama periode tersebut berada pada status nihil untuk potensi hujan signifikan. Tidak ada wilayah kabupaten maupun kota yang masuk kategori waspada, siaga, maupun awas terkait hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 23–25 Januari 2026
Data BMKG Kalbar yang diperbarui pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 08.01 WIB menunjukkan tidak terdeteksinya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kalimantan Barat. Dengan demikian, aktivitas masyarakat diperkirakan dapat berjalan normal tanpa gangguan cuaca ekstrem berupa hujan.
BMKG Kalbar menjelaskan, kategori waspada digunakan untuk hujan sedang hingga lebat, siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan awas menunjukkan hujan sangat lebat hingga ekstrem. Namun selama tiga hari ke depan, seluruh kategori tersebut tidak berlaku di wilayah Kalbar.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 23–29 Januari 2026
Meski potensi hujan lebat nihil, BMKG Kalbar tetap mencatat adanya potensi angin kencang di beberapa wilayah. Pada Jumat, 23 Januari 2026, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, pada Sabtu, 24 Januari 2026 dan Minggu, 25 Januari 2026, potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat berada pada status nihil. Kondisi cuaca diperkirakan relatif stabil dan aman bagi aktivitas darat maupun laut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 22–24 Januari 2026
BMKG Kalbar tetap mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan perairan Kayong Utara serta Ketapang, agar waspada terhadap kemungkinan dampak angin kencang, seperti gelombang tinggi dan gangguan aktivitas pelayaran.
Selain itu, masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. BMKG mengingatkan bahwa dinamika atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pembaruan informasi cuaca menjadi hal penting untuk mengantisipasi potensi risiko.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 22–28 Januari 2026
Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui laman resmi kalbar.bmkg.go.id maupun kanal media sosial @bmkg_kalbar.
Sumber:





