RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Dari Tradisional ke Urban, Ini Perubahan Pola Hidup Warga Pontianak

Dari Tradisional ke Urban, Ini Perubahan Pola Hidup Warga Pontianak

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama masyarakat Kota Pontianak--dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Seiring perkembangan kota yang pesat, pola hidup warga Pontianak mengalami perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Transformasi ini tidak hanya terlihat dari aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga cara masyarakat berinteraksi, mencari hiburan, bekerja, hingga memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan tersebut mencerminkan dinamika urbanisasi dan modernisasi yang terjadi di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini.

BACA JUGA:Dari Tradisional ke Urban, Ini Perubahan Pola Hidup Warga Pontianak

Perubahan Sosial dan Ekonomi Warga

Salah satu indikator perubahan pola hidup di Pontianak adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data terbaru menunjukkan bahwa Kota Pontianak mencapai IPM sebesar 82,80 pada tahun 2025, tertinggi di Kalimantan Barat. Hal ini mencerminkan peningkatan pendidikan, usia harapan hidup, serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Wali Kota Pontianak menilai kenaikan ini sebagai hasil kerja bersama warga dan pemerintah dalam menangani tantangan pembangunan, termasuk di bidang sosial dan ekonomi. 

Peningkatan IPM juga menunjukkan bahwa masyarakat Pontianak kini memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan. Pendidikan formal semakin dianggap penting, sementara gaya hidup sehat mulai menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari warga. Hal ini turut memengaruhi pola konsumsi layanan kesehatan dan aktivitas fisik, termasuk meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

BACA JUGA:RSUD SSMA Pontianak Sosialisasikan Aplikasi Simfoni Cinta, Daftar Poli Kini Bisa Dari Rumah

Urbanisasi dan Perubahan Tata Ruang

Pertumbuhan jumlah penduduk dan urbanisasi menjadi faktor utama yang mengubah cara hidup warga Pontianak. Dengan rata-rata pertumbuhan penduduk sekitar 1,7 persen per tahun, kota ini terus berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa yang kuat. Tantangan seperti kepadatan, perkembangan infrastruktur, serta kebutuhan baru akan hunian dan layanan publik muncul dan memengaruhi pola kehidupan warga. 

Pembangunan ruang publik yang berkelanjutan dan inklusif kini menjadi fokus pemerintah kota dalam menyusun perencanaan pembangunan. Hal ini dilakukan agar Pontianak tetap menjadi kota yang nyaman, sekaligus mendorong dinamika sosial yang modern di tengah keberagaman budaya masyarakatnya.

BACA JUGA:Wali Kota Pontianak Ingatkan Bahaya Konten Media Sosial Tanpa Literasi Digital

Modernisasi Gaya Hidup di Tengah Tradisi Lokal

Modernisasi juga membawa perubahan dalam gaya hidup warga, terutama di kalangan generasi muda. Kehadiran kafe, warung kopi modern, aplikasi layanan digital seperti transportasi dan pesan antar makanan, hingga ruang publik baru menjadi bagian dari rutinitas kehidupan malam dan akhir pekan warga Pontianak. Aktivitas nongkrong di kafe dan penggunaan layanan digital mulai menjadi bagian dari keseharian terutama di kalangan pekerja dan pelajar. 

Sumber: