RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 19–25 Januari 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 19–25 Januari 2026

Rilisan BMKG potensi terjadinya karhutla di Kalimantan Barat seminggu ke depan-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar pada periode Senin, 19 Januari hingga Minggu, 25 Januari 2026. Berdasarkan analisis cuaca dan peta potensi karhutla, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat berada pada kategori sangat mudah terjadi karhutla.

Peta potensi karhutla BMKG Kalbar menunjukkan bahwa sejak Senin, 19 Januari 2026, dominasi warna merah telah menutupi sebagian besar wilayah Kalbar. Kondisi ini berlanjut secara konsisten hingga Selasa dan Rabu, 20–21 Januari 2026, dengan tingkat kerawanan yang relatif merata dari wilayah pesisir hingga pedalaman.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 19–25 Januari 2026

Pada Kamis dan Jumat, 22–23 Januari 2026, peta masih memperlihatkan warna merah yang mendominasi, menandakan kondisi atmosfer kering dan minimnya curah hujan. Wilayah seperti Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Sanggau, Sintang, Melawi, hingga Kapuas Hulu berada dalam status waspada tinggi karhutla.

Memasuki Sabtu, 24 Januari 2026, potensi karhutla masih sangat tinggi. Hanya sebagian kecil wilayah yang menunjukkan penurunan ke kategori mudah hingga sedang, ditandai dengan warna kuning dan hijau. Namun secara umum, risiko kebakaran tetap tinggi. Hingga Minggu, 25 Januari 2026, zona merah kembali mendominasi hampir seluruh Kalimantan Barat, memperkuat indikasi kondisi cuaca panas dan kering yang berkepanjangan.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 19–25 Januari 2026

Admin BMKG Kalimantan Barat melalui Insta Story turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

“Seminggu ke depan masih akan panas bedengkang,” tulisnya.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 18–20 Januari 2026

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, baik untuk membuka kebun maupun membersihkan lahan pertanian. Pemerintah daerah, BPBD, serta aparat terkait diminta meningkatkan patroli terpadu, pemantauan titik panas, dan kesiapsiagaan peralatan pemadam kebakaran.

Sumber: