Pesan artikel

Analisis Derby Manchester: Disiplin Blok Rendah MU Lumpuhkan Permainan City

Analisis Derby Manchester: Disiplin Blok Rendah MU Lumpuhkan Permainan City

Laga Derby Manchester dalam lanjutan Premier League pada Sabtu, 17 Januari 2026-mancity-instagram

PONTIANAKINFO.COM - Duel panas Manchester United vs Manchester City berakhir manis bagi caretaker anyar Setan Merah, Michael Carrick. Bermain di Stadion Old Trafford pada Sabtu, 17 Januari 2026, Manchester United tampil solid dan disiplin untuk menaklukkan rival sekotanya dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris.

Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat dari Manchester United di bawah kepemimpinan sementara Carrick. Setan Merah memperlihatkan kematangan taktik, terutama dalam bertahan dan melakukan serangan balik yang efektif.

BACA JUGA:Analisis Derby Manchester: Disiplin Blok Rendah MU Lumpuhkan Permainan City

Setan Merah Solid, City Dipaksa Bermain di Pinggir

Sejak menit awal pertandingan, Manchester United menunjukkan pendekatan yang jelas. Carrick meminta para pemainnya untuk langsung menekan jalur build-up Manchester City, terutama dengan mematikan peran Rodri di lini tengah.

Rodri, yang biasanya menjadi poros permainan City, terus mendapat tekanan ketat dari Bruno Fernandes dan rekan-rekannya. Alhasil, Manchester City kesulitan membangun serangan melalui tengah dan dipaksa mengalirkan bola ke sisi lapangan atau memainkan umpan panjang yang kurang efektif.

Pendekatan ini terbukti sangat efektif dalam meredam dominasi penguasaan bola ala Pep Guardiola.

BACA JUGA:Analisis El Clasico Final: Kunci Taktik Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

Formasi Sama, Fungsi Berbeda

Di atas kertas, Manchester United bermain dengan formasi 4-2-3-1, sementara Manchester City menggunakan skema 4-1-4-1. Namun, perbedaan terletak pada interpretasi dan fungsi peran di lapangan.

Saat bertahan, City mempertahankan struktur 4-1-4-1, dengan Rodri sebagai jangkar tunggal. Namun struktur ini justru menjadi celah, karena jarak antara lini tengah dan lini belakang City kerap renggang. Celah inilah yang dieksploitasi Manchester United melalui pergerakan bebas Bruno Fernandes.

BACA JUGA:Analisis Taktik Persib Bandung vs Persija: Man to Man Marking Antar Maung Bandung Juara Paruh Musim

Bruno Fernandes Jadi Pengendali Ritme

Sumber: tommy desky