RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Antisipasi Kerusakan Kendaraan Saat Banjir dan Musim Hujan

Antisipasi Kerusakan Kendaraan Saat Banjir dan Musim Hujan

--

Musim hujan sering membawa tantangan tambahan bagi pemilik kendaraan. Jalanan tergenang, visibilitas menurun, dan kondisi lalu lintas jadi lebih sulit diprediksi. Dalam situasi seperti ini, risiko kerusakan kendaraan meningkat, terutama saat banjir datang tanpa banyak peringatan.

Kerusakan akibat air bukan hanya soal mesin mati di tengah jalan. Dampaknya bisa merembet ke komponen lain dan berujung biaya perbaikan yang tidak kecil. Karena itu, antisipasi sejak awal menjadi langkah penting agar kendaraan tetap aman dan keuangan tidak terguncang.

Kenali Risiko Kendaraan Saat Terpapar Air

Air hujan dan genangan membawa kotoran, lumpur, dan zat yang bisa merusak komponen kendaraan. Mesin, sistem kelistrikan, rem, dan interior termasuk bagian yang paling rentan.

Saat kendaraan terendam, air bisa masuk ke ruang mesin dan sistem kelistrikan. Kerusakan tidak selalu langsung terlihat. Masalah sering muncul beberapa hari kemudian dalam bentuk mesin tersendat, lampu indikator menyala, atau bau lembap di kabin.

Memahami risiko ini membantu kamu lebih waspada saat berkendara di kondisi hujan lebat.

Hindari Menerobos Genangan Tanpa Perhitungan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memaksakan kendaraan melewati genangan yang ketinggiannya tidak jelas. Dorongan untuk cepat sampai sering mengalahkan pertimbangan risiko.

Jika air sudah melebihi setengah ban atau mendekati bumper, lebih aman mencari jalur alternatif. Mematikan mesin di tengah genangan justru memperparah kondisi karena air bisa masuk ke ruang bakar.

Keputusan untuk berhenti dan menunggu sering lebih bijak dibanding memaksakan kendaraan terus berjalan.

Perhatikan Kondisi Kendaraan Sebelum Musim Hujan

Antisipasi terbaik dimulai sebelum hujan datang. Periksa kondisi rem, ban, wiper, dan sistem kelistrikan. Ban dengan alur yang masih baik membantu mengurangi risiko selip di jalan basah.

Pastikan juga tidak ada kebocoran pada pintu atau kaca yang bisa membuat air masuk ke kabin. Pemeriksaan rutin ini sering terasa sepele, tapi berperan besar dalam menjaga kendaraan tetap aman.

Lindungi Kendaraan Saat Parkir

Saat hujan deras atau banjir berpotensi datang, lokasi parkir menjadi faktor penting. Hindari parkir di area rendah atau dekat saluran air yang mudah meluap.

Jika memungkinkan, pindahkan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi atau aman. Langkah ini sederhana, namun sering menjadi penentu apakah kendaraan akan selamat atau terendam.

Tindakan Awal Jika Kendaraan Terkena Banjir

Jika kendaraan terlanjur terendam, jangan langsung menyalakan mesin. Menghidupkan mesin dalam kondisi basah bisa menyebabkan kerusakan serius.

Segera lepaskan aki jika aman, lalu hubungi bengkel atau layanan derek. Penanganan cepat membantu meminimalkan kerusakan lanjutan dan biaya perbaikan.

Sumber: