RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 15–21 Januari 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 15–21 Januari 2026

Rilisan BMKG potensi terjadinya karhutla di Kalimantan Barat seminggu ke depan-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada periode Kamis, 15 Januari hingga Rabu, 21 Januari 2026.

Berdasarkan peta potensi karhutla yang dirilis BMKG Kalbar, tingkat kerawanan menunjukkan tren peningkatan signifikan dari hari ke hari. Pada Kamis, 15 Januari 2026, sebagian wilayah Kalbar masih didominasi kategori rendah hingga sedang, ditandai dengan warna biru dan hijau. Namun, area selatan dan barat daya mulai muncul zona kuning hingga merah.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 15–21 Januari 2026

Memasuki Jumat, 16 Januari 2026, wilayah dengan kategori mudah hingga sangat mudah terbakar semakin meluas, terutama di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Sanggau, dan Melawi. Kondisi ini semakin memburuk pada Sabtu hingga Minggu, 17–18 Januari 2026, di mana hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat didominasi warna merah yang menandakan kategori Sangat Mudah Terjadi Karhutla.

Situasi serupa berlanjut hingga Senin dan Selasa, 19–20 Januari 2026. Peta BMKG menunjukkan dominasi zona merah yang hampir merata di Kalbar, dengan hanya sedikit wilayah yang berada di kategori sedang. Hingga Rabu, 21 Januari 2026, kondisi berisiko tinggi tersebut masih bertahan, menandakan perlunya kewaspadaan maksimal dari seluruh pihak.

BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Ungkap Langkah Antisipasi Banjir, Puting Beliung, dan Karhutla

Admin BMKG Kalimantan Barat melalui Insta Story turut mengingatkan masyarakat terkait kondisi cuaca ekstrem yang memicu tingginya potensi kebakaran.

“Merahnya semakin menyala, indikasi kondisi cuaca kategori Sangat Mudah terjadi karhutla,” tulisnya.

BACA JUGA:Dialog Interaktif Karhutla, Wakil Bupati Kubu Raya Ajak Masyarakat Bersinergi Cegah Kebakaran

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk pertanian maupun aktivitas lainnya. Pemerintah daerah dan pihak terkait diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk patroli terpadu dan pemantauan titik panas.

Sumber: