RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

Penjelasan Penanganan Jemaah Umrah dan Operasional Penerbangan Lion Air Nomor JT-111 Rute Jeddah – Jakarta

Penjelasan Penanganan Jemaah Umrah dan Operasional Penerbangan Lion Air Nomor JT-111 Rute Jeddah – Jakarta

Statement dari Lion Air terkait penerbangan rute Jeddah-Jakarta-Lion Air-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM - Lion Air menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah umrah atas ketidaknyamanan yang dialami akibat keterlambatan keberangkatan penerbangan JT-111 rute Jeddah-Jakarta. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan Lion Air.

BACA JUGA:Penjelasan Penanganan Jemaah Umrah dan Operasional Penerbangan Lion Air Nomor JT-111 Rute Jeddah – Jakarta

Penanganan dan Kompensasi Jemaah

Sejak terjadinya penundaan keberangkatan, Lion Air telah melakukan langkah-langkah penanganan secara bertahap dan berkelanjutan kepada seluruh jemaah, antara lain:

- Menyediakan akomodasi hotel selama masa menunggu di Jeddah.

- Menyediakan konsumsi/makanan bagi seluruh jemaah.

- Memastikan proses teknis dilakukan secara menyeluruh hingga pesawat dinyatakan laik terbang (aman untuk dioperasikan).

Seluruh penanganan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Lion Air untuk tetap menjaga kenyamanan jemaah selama proses penundaan berlangsung.

BACA JUGA:Penundaan Penerbangan Jeddah–Jakarta, Puluhan Jemaah Umrah Pontianak Masih Menunggu Kepastian

Penjelasan Operasional

Penerbangan JT-111 dijadwalkan dilayani menggunakan pesawat Airbus A330 registrasi PK-LEHSebelum keberangkatan, pesawat menjalani pemeriksaan teknis rutin sesuai standar keselamatan penerbangan. Dalam proses pemeriksaan tersebut, ditemukan komponen yang memerlukan penggantian dan pengerjaan lebih lanjut, sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan secara instan.

Sebagai langkah kehati-hatian dan demi mengutamakan keselamatan penerbangan yang dilaksanakan berdasarkan standar dan prosedur operasional yang ditetapkan, Lion Air memutuskan menunda keberangkatan hingga seluruh proses perbaikan selesai dan pesawat dinyatakan aman untuk dioperasikan.

Pada 24 Desember 2025, penerbangan JT-111 yang dijadwalkan berangkat dari Jeddah pada pukul 20.00 AST (waktu setempat/ Arabia Standard Time) atau setara 24 Desember 2025 pukul 00.00 WIB belum dapat diberangkatkan karena pesawat PK-LEH memerlukan penanganan teknis lanjutan di Jeddah.

Sebagai bagian dari proses penanganan dalam upaya memastikan kelancaran operasional, Lion Air mengirimkan suku cadang (spare part) dari Jakarta ke Jeddah pada 25 Desember 2025 menggunakan pesawat Airbus 330 registrasi PK-LEVPada hari yang sama, Lion Air juga menyiapkan opsi keberangkatan menggunakan pesawat tersebut dan menjadwalkan ulang penerbangan JT-111 pada 25 Desember 2025 pukul 20.00 AST (25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB).

Sumber: