Backlink
Rentcar MaC

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Akhiri Aksi di Polda Kalbar dengan Tanda Tangan Tuntutan

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Akhiri Aksi di Polda Kalbar dengan Tanda Tangan Tuntutan

Aliansi mahasiswa dan masyarakat saat menyampaikan tuntutan di halaman Polda Kalbar-Pontianak Disway-dokumen istimewa

Enam Tuntutan Utama

Dalam pernyataan sikap, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kalbar membacakan enam tuntutan utama, yaitu:

1. Mengecam segala tindakan dan upaya represif aparat di Kalimantan Barat.

2. Memerintahkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menghukum, mencopot jabatan Pipit Rismanto sebagai Kapolda Kalimantan Barat.

3. Memerintahkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menghukum, mencopot jabatan Kombespol Suyono sebagai Kapolresta Kota Pontianak.

BACA JUGA:Aksi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat di Pontianak Memanas, Gas Air Mata Dilepaskan Polisi di Jalan Ayani

4. Menuntut aparat kepolisian Kalimantan Barat untuk tidak menggunakan dan meniadakan atribut yang berpotensi sebagai alat melukai massa aksi.

5. Memberhentikan Kapolda Kalimantan Barat dan Kapolresta Pontianak dari jabatannya atas kegagalan dalam menghadapi massa aksi.

6. Menuntaskan catatan raport merah Polda Kalimantan Barat.

BACA JUGA:Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pontianak Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Bawa 5 Tuntutan Baru

Dukungan dari Perwakilan Ojol

Aksi ini juga mendapat dukungan dari kalangan ojek online (ojol) di Pontianak. Seorang perwakilan ojol turut menyampaikan pernyataan keras terkait insiden yang terjadi di Jakarta.

"Tolong sampaikan ke pusat, kami dari pihak ojol sangat mengecam tindakan Brimob yang ada di Jakarta," ujarnya.

Mereka menuntut transparansi dari aparat kepolisian.

Sumber: