PDAM Pontianak Perbaiki Pipa PVC 500 mm pada 3 Agustus 2026, Ini Wilayah Terdampak
Ilustrasi gambar berita-Pontianak Disway-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak melakukan perbaikan pipa bocor PVC berdiameter 500 mm pada Senin, 3 Agustus 2026. Perbaikan dilakukan untuk menjaga keandalan jaringan distribusi air bersih sekaligus meminimalkan potensi gangguan yang lebih besar pada sistem perpipaan. Selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah diperkirakan mengalami gangguan sementara.
Berdasarkan pengumuman resmi Perumdam Tirta Khatulistiwa, lokasi perbaikan berada di Jalan Perdana, tepatnya di depan simpang Jalan Reformasi. Pekerjaan difokuskan pada penanganan kebocoran pipa PVC berukuran Ø 500 mm, yang merupakan salah satu jalur distribusi utama air bersih di kawasan tersebut.
BACA JUGA:PDAM Pontianak Perbaiki Pipa PVC 500 mm pada 3 Agustus 2026, Ini Wilayah Terdampak
Perumdam Tirta Khatulistiwa mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk mengantisipasi gangguan layanan dengan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Mengingat langkah ini cukup penting agar kebutuhan air bersih selama proses perbaikan tetap dapat terpenuhi.
Adapun wilayah yang terdampak dari pekerjaan perbaikan tersebut meliputi area layanan Booster Kesehatan, yaitu Jalan Harapan Jaya, Jalan Kesehatan, Jalan Nirbaya, Jalan Purnama, Jalan Parit Demang, Jalan Perdamaian, dan Jalan Perdana.
BACA JUGA:Promo HUT RI ke-81, PDAM Pontianak Beri Diskon Sambungan Baru hingga 31 Agustus 2026
Selain itu, gangguan distribusi juga berpotensi terjadi di wilayah layanan Booster Sepakat 2, yang meliputi Jalan Sepakat 2, Jalan Sungai Raya Dalam, serta sebagian Jalan Paris 2. Sementara itu, sebagian Jalan Sultan Syarif Abdurrahman juga masuk dalam daftar wilayah yang diperkirakan mengalami dampak selama proses perbaikan berlangsung.
Perbaikan kebocoran pipa merupakan bagian dari upaya Perumdam Tirta Khatulistiwa untuk menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada pelanggan. Penanganan kebocoran secara cepat dinilai penting agar kehilangan air akibat kebocoran dapat diminimalkan sekaligus menjaga tekanan distribusi tetap optimal setelah pekerjaan selesai.
BACA JUGA:Kadar Garam Air Baku Meningkat, PDAM Pontianak Imbau Air Tidak Dikonsumsi
Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung dan menyesuaikan kebutuhan air harian hingga distribusi kembali normal. Setelah pekerjaan selesai, aliran air akan kembali didistribusikan secara bertahap sehingga proses normalisasi tekanan air di seluruh jaringan membutuhkan waktu menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pelanggan juga dapat mengikuti informasi terbaru yang disampaikan melalui kanal resmi Perumdam Tirta Khatulistiwa terkait perkembangan pekerjaan perbaikan maupun proses normalisasi distribusi air bersih.
Sumber:


