Pesan artikel

Fashion Show Budaya Meriahkan Pemilihan Putri Daerah Kalbar 2026, Angkat Wastra Lokal di Taman Digulis

Fashion Show Budaya Meriahkan Pemilihan Putri Daerah Kalbar 2026, Angkat Wastra Lokal di Taman Digulis

Fashion Show acara Pemilihan Putri Indonesia Kalimantan Barat 2026.-Dok. Istimewa -

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK – Suasana Taman Digulis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (27/6/2026) malam dipenuhi antusiasme masyarakat yang memadati area perhelatan Fashion Show Berbasis Budaya Kalimantan Barat Berwastra dalam rangkaian Pemilihan Putri Daerah Kalimantan Barat 2026. Digelar mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB dengan cuaca cerah, kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian karena menghadirkan perpaduan antara dunia fesyen modern dengan kekayaan budaya lokal.

Berlangsung di ruang terbuka, para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat tampil percaya diri mengenakan busana hasil kreasi para desainer yang mengangkat motif, corak, dan identitas wastra daerah masing-masing. Setiap penampilan tidak hanya mempertontonkan estetika busana, tetapi juga membawa cerita mengenai kekayaan budaya yang dimiliki Kalimantan Barat.

Sorak tepuk tangan penonton mengiringi setiap peserta yang melangkah di atas catwalk. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menjadikan suasana semakin semarak. Banyak pengunjung mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.


Penampilan fashion show.

Ajang tersebut turut menghadirkan dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang profesional, yakni Itfan, S.Akun., M.E. dari Kementerian PPN/Bappenas, H. Dr. Mohammad Saian Mukti, AAM, M.Ss., M.Kes., AIPO., SpKPLP (Medic Art and Science), serta Ferisha Dhea, Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2024.

Wakil Ketua Yayasan Putri Daerah Kalimantan Barat, Yuli Ramadayanti, mengatakan fashion show berbasis budaya ini sengaja dihadirkan sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

“Untuk Pemilihan Putri Daerah Kalimantan Barat ini, malam hari ini kami mengadakan kegiatan fashion show berbasis budaya dengan tujuan supaya generasi muda di Kalimantan Barat dapat mencintai budaya daerahnya, khususnya budaya Kalimantan Barat. Saat ini banyak anak muda lebih bangga menggunakan merek-merek luar, sehingga kami berharap melalui fashion show ini mereka kembali bangga menggunakan ciri khas daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi ruang edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat sehingga budaya daerah dapat lebih dikenal luas.

“Kami berharap semua yang hadir malam ini dapat menikmati fashion show berbasis budaya yang kami hadirkan secara langsung kepada masyarakat Kalimantan Barat,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Maharatu Tanaya Ahmad, istri Sultan Melvin sekaligus Anggota DPD RI asal Kalimantan Barat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menampilkan keindahan busana, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya.

“Fashion show malam ini bukan hanya sekadar menunjukkan keindahan busana, tetapi juga menampilkan kekayaan wastra yang ada di Kalimantan Barat. Dengan berbagai kategori peserta yang ikut, ini menunjukkan bahwa tanggung jawab melestarikan budaya bukan hanya milik satu generasi, tetapi seluruh generasi,” katanya.

Ia menilai kegiatan seperti ini dapat meningkatkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya lokal di tengah derasnya perkembangan zaman.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini ke depan dapat lebih besar lagi dan didukung oleh berbagai elemen serta masyarakat. Kegiatan positif berbasis budaya seperti ini akan semakin memperkenalkan identitas kita kepada generasi sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal, S.Sos., mengapresiasi konsep kegiatan yang dinilainya berbeda dibandingkan pergelaran fashion show pada umumnya.

Sumber: