Pesan artikel

Gubernur Kalbar Buka Orientasi 1.419 PPPK, Perkuat SDM ASN Dukung Pembangunan Daerah

Gubernur Kalbar Buka Orientasi 1.419 PPPK, Perkuat SDM ASN Dukung Pembangunan Daerah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saat melakukan pelaksanaan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II--dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan pelaksanaan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang akan digelar di Kalimantan Barat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai sarana dan prasarana yang berada di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang akan digunakan selama pelaksanaan PKN Tingkat II berada dalam kondisi siap dan mampu mendukung proses pembelajaran serta pengembangan kapasitas para peserta. Peninjauan meliputi ruang kelas dan ruang diskusi, fasilitas teknologi informasi, sarana penunjang kegiatan pelatihan, area asrama, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan kepemimpinan tingkat nasional tersebut.

BACA JUGA:Gubernur Kalbar Buka Orientasi 1.419 PPPK, Perkuat SDM ASN Dukung Pembangunan Daerah


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan meninjau secara detail sejumlah fasilitas yang akan digunakan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan. Ia memastikan bahwa seluruh aspek pendukung, baik dari sisi kenyamanan, keamanan, maupun kelayakan sarana, dapat memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan kepemimpinan yang berkualitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sumber daya manusia aparatur yang unggul dan berdaya saing.

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai persiapan secara maksimal guna memastikan pelaksanaan PKN Tingkat II dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Menurutnya, kesiapan fasilitas merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga para peserta dapat mengikuti seluruh proses pembelajaran secara optimal.

BACA JUGA:Gubernur Kalbar Lepas Jemaah Haji 2026, Tekankan Kesabaran dan Akhlak Selama di Tanah Suci


Ia menambahkan bahwa BPSDM Kalbar berkomitmen menghadirkan sarana dan prasarana yang tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis penyelenggaraan, tetapi juga mampu mendukung terciptanya suasana belajar yang efektif, kolaboratif, dan inspiratif. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, peserta diharapkan dapat lebih fokus dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta inovasi yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan birokrasi di era yang terus berkembang.

Pelaksanaan PKN Tingkat II sendiri merupakan salah satu program strategis dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara yang bertujuan mencetak pemimpin birokrasi yang memiliki visi, integritas, kemampuan adaptasi, serta kapasitas dalam mendorong transformasi organisasi dan pelayanan publik. Oleh karena itu, kesiapan penyelenggaraan menjadi perhatian utama agar tujuan program dapat tercapai secara maksimal.

BACA JUGA:Gubernur Ria Norsan Turun Langsung Temui Mahasiswa, Buka Ruang Dialog di Tengah Aksi

Melalui peninjauan yang dilakukan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat tersebut, diharapkan seluruh aspek penyelenggaraan PKN Tingkat II dapat dipersiapkan dengan baik, mulai dari fasilitas fisik, dukungan teknis, hingga kesiapan sumber daya pendukung lainnya. Kehadiran program ini juga menjadi momentum bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan tingkat nasional dengan standar yang berkualitas.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pelaksanaan PKN Tingkat II diharapkan tidak hanya berjalan sukses secara teknis, tetapi juga mampu melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang profesional, inovatif, adaptif, serta memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sumber:

Berita Terkait